Friday, 31 May 2013

Tugas 2 (Mulok) - Faisal Putra XI IPA 4

Pada hari sabtu 25 mei 2013 saya bersama delapan orang siswa labschool kebayoran pergi ke museum mandiri. Pada awalnya kami bersembilan bertujuan untuk mengunjungi museum lubang buaya, tetapi karena letaknya yang jauh kami mengubah keputusan kami dan memilih untuk pergi ke museum gajah. Setelah sampai di museum gajah ternyata museum tersebut tutup karena libur waisak, jadi kami memutuskan untuk pergi ke museum fatahilah yang tgernyata juga tutup. Akhirnya kami pun mengunjungi museum mandiri yang kebetulan tidak jauh dari museum fatahilah. Museum memiliki luas 10.039 m2 dan berdiri pada tanggal 2 oktober 1998.  pada awalnya adalah gedung Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) atau Factorji Batavia yang merupakan perusahaan dagang milik Belanda yang kemudian berkembang menjadi perusahaan di bidang perbankan.
Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) dinasionalisasi pada tahun 1960 menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani & Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Kemudian bersamaan dengan lahirnya Bank Ekspor Impor Indonesia (BankExim) pada 31 Desember 1968, gedung tersebut pun beralih menjadi kantor pusat Bank Export import (Bank Exim), hingga akhirnya legal merger Bank Exim bersama Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BBD) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) ke dalam Bank Mandiri (1999), maka gedung tersebut pun menjadi asset Bank Mandiri. Setelah berkeliling selama berjam-jam ternyata kami belum mengelilingi seluruh museum.
Karena saya belum menemukan benda yang pas untuk dijelaskan akhirnya saya memutuskan untuk menjelaskan tentang bangunan museum tersebut.

No comments:

Post a Comment