Friday, 31 May 2013

Tugas 1 - Farina Januaristy Wibisono XI IPA 3


Museum Nasional tampak depan
Museum Nasional, atau yang biasa dikenal dengan Museum Gajah. Museum Gajah merupakan salah satu museum di Jakarta, yang bertempat di Jl. Medan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara.


Awal mula museum ini lebih dikenal dengan nama Museum Gajah adalah karena dihadiahkannya patung gajah berbahan perunggu oleh Raja Chulalongkorn dari Thailand pada tahun 1871 yang kemudian dipasang di halaman depan museum. Meskipun demikian, sejak 28 Mei 1979, nama resmi lembaga ini adalah Museum Nasional Republik Indonesia.

Dengan gaya Klasisme, gedung Museum Nasional Republik Indonesia adalah salah satu wujud pengaruh Eropa, terutama semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada sekitar abad 18. Gedung ini dibangun pada tahun 1862 oleh pemerintah sebagai tanggapan atas perhimpunan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang bertujuan menelaah riset-riset ilmiah di Hindia Belanda.

Museum Gajah banyak mengoleksi benda-benda kuno dari seluruh Nusantara. Antara lain yang termasuk koleksi adalah arca-arca kuno, prasasti, benda-benda kuno lainnya dan barang-barang kerajinan. Koleksi-koleksi tersebut dikategorisasikan ke dalam etnografi, perunggu, prasejarah, keramik, tekstil, numismatik, relik sejarah, dan benda berharga.

Dalam tugas mulok ini, saya berkesempatan untuk menjelaskan sebuah objek sejarah yang ada dalam museum tersebut kepada salah satu pengunjung di sana, yaitu Bapak Tutuko. Videonya bisa dilihat disini


Pasren, tempat penghormatan kepada Dewi Sri

Sumber: http://id.wikipedia.org   

No comments:

Post a Comment