Sunday, 26 May 2013

Tugas 2 (Mulok) - Kanisha Delaras Zahrah XI IPA 1



Di tengah kesibukan ibukota yang sedang menunaikan ibadah shalat Jumat pada 24 Mei 2013, saya dan Kristal Amalia memilih untuk mengunjungi Museum Polri. Museum Polri berlokasi tidak terlalu jauh dari sekolah kami, yaitu di Jl. Trunojoyo No.3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di dalam Museum Polri terdapat benda-benda bersejarah seputar Kepolisian Negara Republik Indonesia, mulai dari kendaraan, senjata, serpihan bom, koleksi foto Jendral Kapolri, hingga kids corner yang dibuat guna memberi pengetahuan untuk anak-anak usia dini tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sedikit mengulas tentang sejarah Polri di Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terbentuk dari perjalanan sejarah yang panjang dari masa penjajahan kolonial dan masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Di awal kelahirannya, Polri tidak saja harus menjalankan tugas pemolisian sebagai pelindung dan penjaga ketertiban masyarakat tetapi juga mendapat tugas sebagai kekuatan perang dalam perjuangan bersenjata mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam perjalanan sejarah Indonesia, Polri turut berperan menumpas berbagai pemberontakan kelompok separatis dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di masa kepemimpinan Presiden Soekarno, Polri terlibat dalam operasi tempur seperti operasi Trikora dan Dwikora. Di masa kepemimpinan Presiden Soeharto (1967 – 1998), Polri menjadi bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan terlibat dalam berbagai operasi militer seperti di Timor Leste, Nangroe Aceh Darussalam, dan Papua. Sejak 1998, pergantian kekuasaan dan perubahan politik Indonesia memberikan dampak pada organisasi Polri. Sebagai institusi kepolisian, Polri berupaya mewujudkan diri sebagai lembaga yang profesional dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pelayanan masyarakat.

Masuk ke dalam museum, mata saya langsung tertuju pada patung Tribrata Catur Prasetya yang diletakkan tepat di tengah ruangan. 

Tribrata Catur Prasetya
Para Jenderal

Salah satu Koleksi Senapan Museum Polri
Sementara, di sebelah kiri saya terdapat mobil polisi yang biasa digunakan untuk patroli keamanan. Lantai 1 museum dipenuhi oleh koleksi senjata, serta foto-foto Jendral Kapolri. 

Naik ke lantai 2, ruangan ini dihuni oleh perlengkapan kerja polisi, seperti radio yang canggih, koleksi topi polisi, sepeda yang digunakan untuk berpatroli pada zaman dahulu, lukisan wajah pelaku Bom Bali dan JW Marriott, hingga DVD bajakan hasil razia para polisi. Di lantai 2 juga terdapat kids corner dimana anak-anak dapat bermain sambil belajar mengenai Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Sepeda Patroli

Teroris

Radionya Polisi

Sampai di lantai 3 Museum POLRI, disini terdapat miniatur kondisi Bali pasca Bom Bali I, serta artefak-artefak sisa Bom Bali I, Bom Bali II, Bom JW Marriott, dan Bom Malang.

Miniatur Bom Bali I

Kali ini, saya akan menjelaskan tentang artefak Bom Bali I yang dapat dilihat pada video berikut ini:
Museum POLRI: Artefak Bom Bali I 

Sumber:
http://www.museum.polri.go.id/ 

No comments:

Post a Comment