Friday, 31 May 2013

Tugas 2 (Mulok) - Melissa Putri Hidayat XI IPA 3

                  Pada akhir bulan Mei, saya dan teman saya mengunjungi Museum Satria Mandala yang terletak di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 14 Kuningan Timur, Setiabudi. Sayang, museum ini tidak dapat di lihat semua isinya karena beberapa bagian di museum ini sedang di renovasi, museum ini diresmikan oleh mantan presiden Indonesia, Soeharto.
                 
                  Dalam upaya melestarikan nilai-nilai juang 1945, pimpinan TNI memandang perlu dibangun sebuah museum sebagai tempat yang dapat memberikan gambaran sejarah perjuangan TNI secara visual kepada masyarakat. Dengan dasar pemikiran tersebut Pimpinan TNI memberikan tugas kepada Kepala Pusat Sejarah TNI saat itu, Brigjen TNI Nugroho Notosusanto untuk mempersiapkan rencana pembangunan Museum TNI. Pembangunan Museum TNI dimulai pada 15 November 1971 dengan merenovasi dan memugar Wisma Yaso yang merupakan bekas rumah Ibu Dewi Soekarno seluas 56.670 mnamun baru diresmikan pada 5 Oktober 1972 oleh Presiden Soeharto. Koleksi utama Museum ini berupa diorama, senjata, foto, patung pahlawan TNI, Panji-panji TNI, pesawat terbang TNI, kendaraan tempur TNI, meriam, rudal, miniatur alat tempur TNI, koleksi panglima besar Jenderal Sudirman, koleksi Letjen Oerip Soemohardjo, koleks Jenderal A.H Nasution, koleksi Jenderal H.M Soeharto dll. (sumber: asosiasimuseumindonesia.org)

                  Saat pertama memasuki museum ini, saya merasa cukup kagum karena terdapat diorama-diorama tentang peristiwa yang terjadi di masa lalu, walaupun kagum, saya cukup merasa takut karena sepinya museum ini dan cukup gelapnya pencahayaan yang ada di museum. Tetapi saya semakin kagum saat memasuki ruang senjata. Sangat banyak senjata-senjata bersejarah yang terdapa didalamnya, salah satunya adalah meriam blorok. Pada video ini saya akan menjelaskan sedikit tentang artefak ini: https://vimeo.com/67402843





Kumpulan senjata-senjata pada museum Satria Mandala

No comments:

Post a Comment