Thursday, 30 May 2013

Tugas 2 (Mulok) - Shadiq Hassan Heyder XI IPA 2

                 Pada hari Selasa 28 Mei 2013, saya dan teman-teman berkunjung ke Museum Nasional Republik Indonesia yang terletak di Jalan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat. Setelah membayar Rp 2.000,- untuk setiap orang, kita diperbolehkan masuk untuk melihat galeri museum ini.

            Museum Nasional juga dikenal sebagai Museum Gajah karena dihadiahkannya patung gajah berbahan perunggu oleh Raja Chulalongkorn dari Thailand pada tahun 1871 yang kemudian dipasang di halaman depan museum. Meskipun demikian, sejak 28 Mei 1979, nama resmi lembaga ini adalah Museum Nasional Republik Indonesia. Museum ini adalah merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara.


            Museum Gajah mengoleksi banyak benda dari seluruh nusantara, mulai dari prasasti dari masa Hindu sampai model rumah adat yang dipakai oleh suku-suku di Indonesia. Dengan gaya Klasisisme, gedung Museum Nasional Republik Indonesia adalah salah satu wujud pengaruh Eropa, terutama semangat Abad Pencerahan, yang muncul pada sekitar abad 18. Gedung ini dibangun pada tahun 1862 oleh pemerintah sebagai tanggapan atas perhimpunan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang bertujuan menelaah riset-riset ilmiah di Hindia Belanda.



        Di salah satu bagian di galeri terdapat perahu yang menarik disebut perahu asmat karena dipakai oleh suku asmat yang berada di papua. Di link video ini saya akan menjelaskan tentang Perahu Asmat




Perahu Asmat



No comments:

Post a Comment