Saturday, 1 June 2013

Tugas 2 Mulok - Anindityo Agung Baskoro XI IPA 1

                                Pada hari rabu tepatnya pada tanggal 29 mei 2013,saya dan kelima teman saya yang bernama Muhammad Satrio Nurrahman,Ghibran Al Imran,Muhammad Zhafran Adela,Muhammad Fikri Sudarto dan Norman Seno Prabowo izin meninggalkan sekolah untuk pergi ke museum kepolisian negara republik Indonesia (polri) yang terletak tak jauh dari labschool kebayoran yaitu di  Jl. Trunojoyo No. 1, Jakarta Selatan.
Museum Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan museum semi modern yang dimiliki Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini. Dengan desain bangunan tahun 70-an ditambahi jendela-jendela modern menambah kesan klasik modern dengan desain interior mendasari konsep galeri. Museum Kepolisian Negara Republik Indonesia menawarkan penelusuran sejarah kepolisian Negara Republik Indonesia melalui sentuhan galeri sehingga tanpa terasa membawa para pengunjung pada alam kepolisian masa lalu hingga masa kini.
Tugas kepolisian yang khas, memerlukan alat peralatan yang khas dalam tugas. Alat peralatan tersebut merupakan koleksi Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya dalam melakukan penegakan hukum. Koleksi peralatan tersebut memberikan gambaran bagaimana perkembangan teknologi dalam mendukung, membantu dan dimanfaatkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menjalankan tugas pokok.
Dalam ruang koleksi dan peristiwa dipamerkan berbagai koleksi peralatan utama dan alat bantu utama Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjalankan tugas.

Selain itu, di dalam ruang peristiwa ini juga terdapat diorama-diorama peristiwa penting yang pernah dialami oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Saya memilih untuk menjelaskan kepada Bapak Ari, pengunjung dari Pamulang yang sedang menemani anaknya yang ingin berkunjung ke museum polri, tentang diorama peristiwa pengesahan tribrata polri.

Tribrata dalam pengertian lama merupakan dua kata yang ditulis tidak terpisahkan. Tri artinya tiga dan brata / wrata artinya jalan / kaul. Maka artinya adalah tiga jalan / kaul.
Sedangkan tribrata dalam pengertian baru telah menjadi satu sukukata TRIBRATA yang artinya TIGA AZAS KEWAJIBAN.
Maka dalam pengucapannyapun tidak boleh lagi ada pemenggalan kata antara TRI dan BRATA ( TRI — BRATA ) melainkan menjadi satu ucapan kata yaitu TRIBRATA.
Tribrata adalah nilai dasar yang merupakan pedoman moral dan penuntun nurani bagi setiap anggota Polri serta dapat pula berlaku bagi pengemban fungsi kepolisian lainnya.

Berikut adalah video saya yang tengah menjelaskan kepada Bapak Ari tentang diorama peritiwa pengesahan tribrata Polri : Penjelasan Diorama Pengesahan Tribrata Polri

No comments:

Post a Comment