Saturday, 22 June 2013

TUGAS 2 (MULOK) - DWIKI SYAHBANA

 Penjara Bawah Tanah Fatahillah

Atas dasar tugas yang diberikan oleh guru sejarah.  Pada tanggal 26 Mei 2013 yang lalu, saya bersama 4 teman saya lainnya menyempatkan untuk berkunjung ke museum Fatahillah yang dikenal Museum Sejarah Jakarta atau Museum Batavia. Tugas tersebut ialah, mendokumentasikan kunjungan siswa ke museum dan mempresentasikan hasil kunjungan dalam bentuk video yang diunggah dalam media sosial.
                 Museum Jakarta  ini terletak di jalan Taman Fatahillah No. 2, Jakarta Barat. Museum Fatahillah ini merupakan museum yang diresmikan pada tanggal 30 Maret 1974, oleh gubernur DKI Jakarta pada saat itu, Ali Sadikin.
                Gedung Museum Sejarah Jakarta mulai dibangun pada tahun 1620 oleh Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen sebagai gedung balai kota kedua pada tahun 1626 (balai kota pertama dibangun pada tahun 1620 di dekat Kalibesar Timur). Menurut catatan sejarah, gedung ini hanya bertingkat satu dan pembangunan tingkat kedua dilakukan kemudian. Tahun 1648 kondisi gedung sangat buruk. Tanah Jakarta yang sangat labil dan beratnya gedung menyebabkan bangunan ini turun dari permukaan tanah. Solusi mudah yang dilakukan oleh pemerintah Belanda adalah tidak mengubah pondasi yang sudah ada, tetapi menaikkan lantai sekitar 2 kaki (56 cm). Menurut suatu laporan 5 buah sel yang berada di bawah gedung dibangun pada tahun 1649.
                Objek-objek yang dapat ditemui di museum ini antara lain perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, mebel antik mulai dari abad ke-17 sampai 19, yang merupakan perpaduan dari gaya Eropa, Republik Rakyat Cina, dan Indonesia. Juga ada keramik, gerabah, dan batu prasasti. Terdapat juga berbagai koleksi tentang kebudayaan Betawi, numismatik, dan becak. Bahkan kini juga diletakkan patung Dewa Hermes. Selain itu, di Museum Fatahillah juga terdapat bekas penjara bawah tanah yang dulu sempat digunakan pada zaman penjajahan Belanda
Saya mendapatkan tugas mulok untuk semester ini, yaitu untuk menirukan seorang tour guide (berperan sebagai tour guide) kepada pengunjung di museum dan menjelaskan sejarah dan keterangan dari sebuah benda bersejarah yang ada di museum tersebut. Pada hari itu saya berkesempatan untuk menjelaskan benda bersejarah kepada bapak Revi yang merupakan salah satu pengunjung dari daerah Jakarta Selatan. Berikut ini video untuk tugas ini
                Detilnya, saya mendapatkan tugas mulok pada semester ini, yaitu menirukan seorang tour guide yang dimana berperan dalam menjelaskan sejarah singkat dan keterangan dari sebuah benda sejarah yang ada di museum tersebut. Maka pada hari itu saya memilih, penjara bawah tanah pada kota tua sebagai tempat sejarah yang akan saya jelaskan. Berhubung suasana tempat yang gelap dan kurangnya sumber cahaya serta ruang gerak yang minim, maka saya memilih untuk langsung menjelaskan pada kamera agar suasana tidak begitu gaduh dalam penjara bawah tanah itu. Berikut rekaman yang saya ambil bersama teman saya.
                Mohon maaf sebesar-besarnya atas keterlambatan saya dalam pengumpulan tugas ini.  Besar harapan, semoga kesalahan seperti ini tidak akan terulang lagi kepada saya di tugas-tugas selanjutnya . Tanpa banyak alasan saya ucapkan terimakasih dan selamat menyaksikan http://www.youtube.com/watch?v=klCth6W8-Eg&list=UUPljRBHfaYk3AoQzv5fGebw

No comments:

Post a Comment